Banyak pendapat tentang seni dan bagaimana sekejap atau permanennya hal ini berlangsung. Sejumlah seniman tak pernah mendapatkan penghargaan yang pantas sewaktu mereka masih hidup, beberapa hanya mendapatkan sedikit pengakuan dan yang lainnya berhasil menggapai ketenaran dan kekayaan yang mungkin datang bersamaan dengan posisi sebagai seniman populer dari generasinya. Seni itu sendiri memiliki bermacam linimasa. Beberapa karya seni yang dianggap jenius pada waktu pembuatannya, akhirnya hanya akan dilupakan pada tahun-tahun setelahnya. Karya-karya seni lainnya sering dibiarkan lapuk dan berdebu hanya untuk kemudian dipamerkan di galeri-galeri seni dan ditampilkan dalam semua kejayaan mereka dalam waktu lama.

Dan kemudian ada seni pertunjukan, yang hanya ada saat pertunjukan itu sedang berjalan dan hanya untuk sekali. Tapi seni tanah adalah sesuatu yang didefinisikan oleh dirinya sendiri. Ia unik, ia susah ditempatkan dalam batasan apapun, ia seperti adanya dan anda dapat sekaligus menikmatinya sewaktu ia masih bertahan atau tidak.

Jon Foreman adalah seorang seniman tanah yang tinggal di Pembrokeshire, Wales. Dia menemukan seni saat berada di akademi dan tak butuh lama untuk jatuh cinta dengannya. Ide menciptakan karya seni dari bahan-bahan alam dan tersesat didalam prosesnya ternyata sangat menarik bagi Jon. Jon lebih banyak bekerja dengan batu-batu yang ada di pantai. Untung baginya, tempat dimana ia tinggal memiliki banyak pantai dengan banyaknya batuan yang ada disana yang membuat ia tak memiliki masalah untuk menemukan bahan pembuatan karya seninya.

The post Seniman Tanah Skotlandia Memahat Dunia appeared first on Brain Berries.
from Brain Berries https://ift.tt/3dQl8DM
via World News
No comments:
Post a Comment